Kekasih,
dipuncak alkari, daun-daun ini menari dan telah menggenapkan hari. Dalam lelap malam ini, pakailah kerudungmu yang terindah. Agar jiwamu terbuai dalam asuhan sunyi tresnawi. Agar sunyi yang kudus abadu menyemayamkan cinta dari dunia yang tersisa. Akan kutunggu jiwamu disini. hingga dendam ini pungkas. Atau sunyi ini akan menguburkan selamanya...*
* * *
Terbacakah kedalaman cinta dalam syair diatas?
Bagaimanapun...kesetiaan adalah inti dari sebuah kekuatan. Tapi jangan hanya kesetiaan pada sesama makhluk. Apalagi kesetiaan semu yang berbalur nafsu. bagaimana dengan kesetiaan kita terhadap sang KEKASIH? Sang Pemberi Cinta? Adakah kita setia padaNYA? Jika sudah, pastilah ada kekuatan dalam diri kita untuk menjadi hambaNYA yg istiqomah...
Maka, jadikanlah kesetiaan itu bekal bagimu untuk mendapat kekuatan, menunjukkan siapa dirimu, berikan karya yang bisa membanggakan, nan berguna bagi ISLAM....
* * *
*Petikan syair dalam antologi manekin biru...
Posted at 12:26 pm by qnanty